60 Orang Pemelajar BIPA UI Kunjungi Laboratorium Kebinekaan


Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra—Yang beralamat di Kawasan IPSC, Jalan Anyar Km. 4, Sukahati, Citeureup, Bogor, Jawa Barat—menerima kunjungan pemelajar tingkat menengah program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Universitas Indonesia (BIPA UI), Senin (9/7/2018). Peserta kunjungan sebanyak 60 orang, antara lain berasal dari Korea dan Jepang.

Kunjungan yang secara resmi dibuka pukul 09.00 WIB ini bertujuan agar mahasiswa BIPA UI mengenal Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra kepada. Untuk itu, PPSDK melalui Dian Palupi, salah seorang staf  Bidang Pengembangan Strategi Kebahasaan, membekali para pengunjung dengan beberapa informasi seputar Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra.


Dian Palupi tengah menyampaikan materi.

Pada kesempatannya persentasi, Dian Palupi memaparkan materi tentang video pengenalan lab kebinekaan, video animasi bahasa daerah. Lebih jauh dari itu, Dian juga mengenalkan fitur-fitur yang tertera pada aplikasi Laboratorium Kebinekaan. Antara lain: beranda, latar belakang, deskripsi bahasa daerah, kosakata dasar, ekspresi bahasa, peta penyebaran bahasa, cerita rakyat, kekerabatan bahasa, dan poster kosakata Swadesh.

Para peserta kunjungan tampak antusias memerhatikan paparan Dian, terutama seputar kekayaan dan keragaman bahasa daerah yang ada di Indonesia. Hal itu terlihat jelas pada sesi tanya-jawab, di mana banyak pertanyaan yang diajukan seputar jumlah bahasa daerah serta faktor-faktor ancaman kepunahannya.

Setelah diberi pembekalan, para pengunjung membagi diri menjadi beberapa kelompok. Masing-masing diberi nama Kelompok Bahasa Sunda, Kelompok Bahasa Jawa, Kelompok Bahasa Minang,  Kelompok Bahasa Sumbawa, dan Kelompok Bahasa Palembang.

Dengan dipandu oleh tim dari Bidang Strategi, semua pengunjung berkeliling di ruang Laboratorium Kebinekaan yang terletak di lantai dua Gedung Arjuna. Mulai dari menyusuri “Selasar Bineka” dengan beragam koleksi poster bahasa daerah yang terpampang; mencoba mengoperasikan sendiri komputer yang berisi “Aplikasi Laboratorium Bineka”; menyasar “Ruang Sastra” yang berisi koleksi cakram padat sastra lisan, poster dan buku cerita rakyat; berakhir di “Ruang Bahasa” yang menampilkan koleksi poster berisi kosakata dalam berbagai bahasa dan poster aksara dari berbagai provinsi.


Pengunjung mencoba aplikasi komputer Laboratorium Kebinekaan.

Suasana berkeliling-keliling Laboratorium Kebinekaan kian meriah, karena para peserka kunjungan ramai-ramai membuat vlog, sebagaimana ditugaskan oleh dosen. Dengan tidak canggung para pengunjung mewawancarai para pemandu dengan pertanyaan seputar prosedur kunjungan ke PPSDK, koleksi Laboratorium Kebinekaan, dan program Laboratorium Kebinekaan ke depan. 

Selepas itu, semua pengunjung kembali berkumpul di Aula Laboratorium Kebinekaan. Para pemandu kemudian menggelar game belajar kosakata bahasa daerah. Teknisnya, pengunjung terlebih dahulu diajari melafalkan beberapa kosakata bahasa daerah secara berulang-ulang. Hingga lancar.

Selanjutnya pembawa acara memberikan pertanyaan dengan bahasa daerah yang sudah dipelajari. Mereka yang mampu menjawab pertanyaan dihadiahi suvenir berupa mug PPSDK.

Tidak ketinggalan, dosen UI yang turut mendampingi peserta kunjungan juga menggelar game. Yaitu dengan mengajukan pertanyaan seputar Laboratorium Kebinekaan.

Suasana semakin meriah ketika pembawa acara memberi kesempatan kepada beberapa pengunjung untuk menyampaikan kesan-kesannya setelah berkunjung ke PPSDK. Gelak tawa tak tertahankan saat mendengarkan beberapa pemelajar BIPA UI dari Korea dan Jepang secara terbata-bata bertutur dalam bahasa daerah.

Sebelum penutupan, para pengunjung dimintai untuk mengisi angket. Lalu diberi cenderamata oleh pengelola Laboratorium Kebinekaan. Tepat pukul 12.00 WIB, kunjungan selesai. Acara ditutup langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Strategi Kebahasaan.

Selanjutnya, para pemelajar, dosen, dan seluruh staf Bidang Strategi menyempatkan untuk berfoto bersama.