Kunjungan Siswa, Guru, dan Orang Tua Siswa SMAN 3 Jakarta ke PPSDK


Rabu (26/9/2018), rombongan SMAN 3 Jakarta mengunjungi kantor Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK). Tepatnya di Kawasan IPSC, Jalan Anyar Km. 4, Sukahati, Citeureup, Bogor, Jawa Barat.Turut dalam rombongan sebanyak 317 siswa kelas X jurusan IPA dan IPS, 18 guru, dan 25 orang tua siswa.

Kunjungan ke PPSDK kali ini adalah kunjungan yang kedua bagi SMAN 3 Jakarta,meskipun siswa yang datang berbeda dari sebelumnya. Adapun tujuannya untuk mengenal Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra, mengenal Laboratorium Bahasa Asing, dan mengikuti simulasi uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI).

Kepala Bidang Pengembangan Strategi Kebahasaan PPSDK Menyerahkan Cenderamata

Pukul 07.30 WIB, seluruh pengunjung tiba di lobi Gedung Arjuna untuk melakukan registrasi. Pembukaannya sendiri berlangsung sejak pukul 08.00 WIB di Aula Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra, Gedung Arjuna,Lantai 2. Para pengunjung disambut langsung oleh Dr. Joni Endardi, M.Hum. selaku Kepala Bidang Strategi Kebahasaan.

Siswa yang berjumlah 317 orang itu dibagi menjadi 18 kelompok. Masing-masing beranggotakan 17 atau 18 orang. Untuk sesi pertama, kelompok 1-6 memasuki Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra, kelompok 7-12 memasuki Laboratorium Bahasa Asing, dan kelompok 13-18 menuju ruang UKBI. Semuanya mempunyai pemandunya masing-masing dari PPSDK.

Di Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra, Husnul Khatimah dari Bidang Strategi Kebahasaan bertindak sebagai pemateri. Ia memaparkan informasi sekilas tentang vitalitas bahasa dan menayangkan video profil laboratorium serta video pengambilan data bahasa daerah.

Selain memerhatikan materi, para siswa juga mengikuti permainan interaktif yang disiapkan oleh tim PPSDK.Permainantersebut berupa perlomba antarkelompok, dengan tantangan mencocokkan nama-nama bahasa daerah dengan peta buta yang telah disiapkan.Kelompok 7 keluar sebagai pemenangnya, karena dapat menjawab paling benar dan cepat. Semua anggota kelompok tersebut berhak atas suvenir dari Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra sebagai hadiah.

Siswa SMAN 3 Jakarta Menyimak Paparan Pemateri

Pukul10.30 WIB terjadi pergantian sesi. Para siswa berganti ruangan. Yang dari Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra berpindah ke Laboratorium Bahasa Asing. Yang dari Laboratorium Bahasa Asing pindah ke ruang UKBI. Yang dari UKBI berpindah ke Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra.

Sesi ketika baru dimulai pukul 13.30 WIB, setelah selama satu setengah jam sebelumnya beristirahat, makan, dan shalat Zuhur. Artinya, pergantian ruangan kembali dilakukan.

Pada sesi ketiga ini juga terjadi perubahan nara sumber di LaboratoriumKebinekaan Bahasa dan Sastra: dari Husnul Khatimah ke Reza Amartha Prayoga. Meski begitu, materi yang disampaikan tidak banyak perbedaan dari sebelumnya.

Sebagai alat bantu, PPSDK menyediakan buku kerja Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastrabagi para siswa. Yaitu buku yang memuat informasi lengkap tentang kebahasaan, berikut juga lembar kerja siswa. Lebih dari itu, buku tersebut juga dapat dibawa pulang oleh siswa. Kunjungan berakhir pukul 15.00 WIB.